Showing posts with label Indonesia Music. Show all posts
Showing posts with label Indonesia Music. Show all posts

Tony Q Rastafara Akan Menggelar Pesta Rilis Album "Menjemput Mimpi"

Berita Musik Terbaru


Berita Musik Terbaru - Legenda hidup musik reggae nusantara yang dikenal dengan nama Tony Q Rastafara akan menggelar pesta rilis album ke sebelas miliknya pada tanggal 30 Mei 2014 mendatang di Rolling Stone Cafe Indonesia, Jakarta. Album terbaru milik Tony Q Rastafara ini diberi titel "Menjemput Mimpi" dan digarap oleh Salam Damai Production

Dalam pestanya kali ini, Tony Q Rastafara juga akan mengundang beberapa musisi untuk turut memeriahkan acara. Mereka yang dinobatkan untuk tampil bersama Tony Q Rastafara diatas panggung adalah Melanie Subono, Ipang (BIP), Nuggie, Vicky (Burgerkill), Candil (eks-Seurieus), dan Roy Jeconiah (eks-Boomerang).

“Yo man- teman .. Persiap kan utk launching album “Menjemput Mimpi “tgl 30 mei di Rolling Stones cafe kemang jak-sel .. Salam Damai” ujar Tony Q Rastafara melalui akun Twitter @tonyq_rastafara beberapa waktu lalu. Tiket untuk acara launching party album Menjemput Mimpi bisa ditebus seharga Rp. 175.000,- (pre-sale) dan Rp 200.000,- (on the spot) sudah termasuk CD, poster, dan soft drink atau bir.
read more...

Angsa dan Serigala Sedang Mempersiapkan Single Baru Berjudul "Dua Harmoni"

Berita Musik Terbaru
Berita Musik Terbaru - Cukup lama tak terdengar, nama band pop folk Angsa dan Serigala yang lebih senang disebut band cutting edge belakangan ini kembali mencuat. Mereka dikabarkan sedang mempersiapkan dua buah proyek anyar, yaitu perilisan single baru dan album kedua yang ditargetkan untuk bisa selesai pada tahun 2015 mendatang. Rencananya, Angsa dan Serigala akan memberi judul “Dua Harmoni” untuk single kali ini.

“Dua Harmoni” sendiri ditulis oleh Hendra Araji yang mendapatkan inspirasi tentang dua orang yang saling menyukai satu sama lain, tapi mereka terjebak didalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk bersatu. Mereka membuat sebuah wadah baru untuk meluapkan apa yang mereka rasakan.
 
Single baru ini juga dijadikan ajang eksperimen oleh band yang beranggotakan Hendra Araji, Meyga Sukmana, Danny Mokoginta, Vicky Herdiana, Vidi Herdiana, dan Arditya Pradana ini. Mereka berencana untuk mengurangi porsi folk dan ingin terdengar sedikit lebih up-beat lagi.
read more...

Tulus Rilis Single Terbaru Berjudul ‘Baru’

Berita Musik Terbaru

Berita Musik Terbaru - Single terbaru Tulus telah dirilis yang berjudul “Baru”. Lagu ini merupakan single ke-2 untuk album terbarunya yang akan dirilis bulan Februari 2014 mendatang.

“Baru” menyambung single “Sepatu” yang sudah dilepas ke publik dengan respon yang positif. Lagu ini ditulis oleh Tulus pada tahun 2013 dengan bantuan Ferry Nurhayat, sahabat sekaligus rekan bermusiknya. Selain itu, nama Ari Renaldi muncul kembali di album barunya Tulus mendatang sebagai produser. Album terbaru Tulus ini diberi judul Gajah.

Gajah adalah panggilan Tulus ketika kecil, maka dengan ilustrasi nama Gajah di album barunya ini, Tulus ingin berbagi cerita yang lebih beragam kepada para pendengarnya.

Cerita-cerita tersebut dikemas dengan eksplorasi instrumen bernuansa baru, dan tentu saja olah vokal Tulus. Selain “Baru”, Tulus juga berbagi beberapa judul lagu yang akan tampil di album Gajah, seperti lagu yang berjudul “Tanggal Merah”, “Satu Hari di Bulan Juni” hingga “Bumerang”.
read more...

Pengamat Musik: Penjualan Fisik Indie Label Di 2014 Bertahan

Lorong Musik
Berita Musik Terbaru - Pada tahun 2014 ini sepertinya diramalkan bahwa mesin perilis karya para musisi nasional akan terus bekerja dengan sangat baik. Namun, penjualan fisik masih berjalan di tempat, bahkan jika kondisi masih seperti ini perlahan-lahan penjualan konvensional sepertinya akan habis masanya.

“Sangat disayangkan, penjualan CD untuk nama-nama baru masih statis, sama halnya dengan lima tahun terakhir. Terkecuali untuk nama besar, masih bisa menjual CD yang lumayan baik. Yang memprihatinkan, penjualan CD di toko konvensional akan semakin merosot,” ungkap Budi Ace, seperti dilansir dari KapanLagi Musik, Selasa (31/12/13).

Meskipun demikian, Budi Ace yang merupakan pengamat musik justru melihat penjualan fisik berkembang melalui outlet tertentu di toko konvensional, terlebih lagi dalam bentuk bundling. Hal tersebut akan menguntungkan bagi banyak pihak.

“Di tahun 2014, penjualan musik hanya meningkat pada outlet modern, seperti KFC, Indomaret dan yang lainnya, dan itupun hanya pada nama besar band atau musisi lainnya. para pendatang baru sepertinya tetap tak bergerak kecuali memang membuat single yang istimewa,” ungkap Budi yang juga seorang wartawan musik senior.

Budi pun menambahkan bahwa penjualan outlet konvensional tetap tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan, dan bisa saja banyak outlet yang konvensional yang tutup. Justru yang sepertinya akan bertahan adalah adalah penualan dalam pola indie label.
read more...

Hammersonic 2014 Siap Digelar Bulan April Mendatang

Lorong Musik
Berita Musik Terbaru - Hammersonic, salah satu festival musik terbesar di Tanah Air yang bertaraf internasional, akan kembali digelar di tahun ini. Dan telah dipastikan bahwa Hammersonic 2014 ini akan kembali digelar pada bulan April mendatang. Di tahun ini, festival musik cadas ini akan berpindah tempat di Senayan, Jakarta, waktu penyelenggaraanya hanya dilaksanakan satu hari saja.

Kabar tersebut pun didapat dari akun Twitter resmi milik Hammersonic, dan untuk tepatnya sendiri, tanggal 24 April merupakan kabar yang disampaikan oleh Hammersonic.

Hammersonic Festival sendiri memang telah menggelar pagelaran musik cadas ini sebanyak dua kali, tahun 2012 dan 2013. Dan banyak musisi luar negeri yang memang turut serta dalam festival musik ini.

Di tahun 2012 saja misanya, band-band seperti Suffocation, Nile, D.R.I, Agnostic Front dan juga sejumlah band dalam negeri turut ambil bagian dalam memanaskan Hammersonic 2012. Berlanjut ke Hammersonic 2013, penyelenggaraan pun sukses mendatangkan Cannibal Sorpse, Cradle Of Filth, Epica, As I Lay Dying dan band lainnya.

Untuk line-up Hammersonic 2014 sendiri pihak penyelenggara belum membocorkan tentang siapa saja pengisi acara pada April mendatang, namun jika dilihat dari Twitter resmi milik Hammersonic dipastikan bahwa di tahun ini Hammersonic akan lebih pecah.

Untuk harga tiker sendiri Hammersonic sudah memberikan bocoran harga, meskipun memang untuk saat ini masih belum tersedia. Untuk harga tiket presale Januari-Maret 2014 tiket dijual dengan harga Rp 220 ribu. Dan tiket normal pada April 2014 tiket dijual dengan harga Rp 330 ribu.

Dan untuk kalian semua yang memang ingin tahu tentang line-up dari Hammerconic 2014, lebih baik pantengin terus akun Twitter resmi milik Hammersonic di @hammersonicfest dan situs resmi mereka hammersonic.com.
read more...

Banda Neira Akan menggelar Pesta Peluncuran Album di Jakarta

Banda Neira Akan menggelar Pesta Peluncuran Album di Jakarta


Lebih kurang satu bulan setelah menggelar pesta peluncuran album penuh perdana bertajuk Berjalan Lebih Jauh di Bandung, kini duet folk yang menamakan diri mereka Banda Neira akan kembali menggelar pesta bertema serupa dengan lokasi berbeda, di Newseum Cafe, Gambir, Jakarta pada 26 Mei mendatang mulai pukul 18:00 WIB.

Selain penampilan vokalis Rara Sekar dan vokalis sekaligus gitaris Ananda Badudu, pesta peluncuran album ini juga akan dimeriahkan oleh Titotessa dan Banjar Kanal Timur sebagai dua aksi pembuka. Ada pun harga tiket masuknya—atau kupon kontribusi, menurut penyelenggara—dipatok Rp 20 ribu untuk presale dan Rp 25 ribu untuk pembelian langsung di tanggal dan lokasi konser.

Sebelum Berjalan Lebih Jauh, Banda Neira—yang menyebut musik mereka dengan istilah nelangsa pop—telah lebih dulu merilis album mini dengan titel Di Paruh Waktu. Empat dari sepuluh lagu pada Berjalan Lebih Jauh sudah lebih dulu tercantum pada Di Paruh Waktu, namun kali ini adalah versi baru yang telah melalui proses rekam ulang.

Banda Neira terbentuk pada Februari 2012 dengan dua personelnya sama-sama alumnus Universitas Parahyangan, Bandung. Kini mereka hidup di kota yang berbeda, Rara giat mengurus organisasi nirlaba bernama Kopernik di Bali serta Ananda menjadi wartawan Tempo di Jakarta.

Walau begitu, Banda Neira tidak sedang berstatus vakum, mereka membuka pintu secara lebar untuk kesempatan berpentas; namun tentu saja dengan kadar fleksibilitas lebih rendah dibanding grup musik yang personelnya berada di kota sama.
read more...

Navicula Segera Merilis Album Ganda Bertajuk 'Love Bomb'

Navicula Segera Merilis Album Ganda Bertajuk 'Love Bomb'
Setelah band grunge Bali, Navicula, merilis CD promosi album terbaru mereka, kini dikabarkan telah bersiap untuk meluncurkan album ganda bertajuk Love Bomb yang rencananya akan diluncurkan pada minggu kedua Mei ini pula.

Sementara itu materi dalam CD promosi tersebut berisi empat lagu. Dua lagu bertajuk “Days of War, Nights of Love” dan “Refuse to Forget” yang proses penggarapannya dilaksanakan di studio rekaman legendaris Record Plant, Hollywood, AS. Dua nomor lainnya, yaitu “Harimau! Harimau!” dan “Bubur Kayu” direkam di Bali. Selain itu, Navicula juga merilis film dokumenter berdurasi 18 menit yang merekam di balik layar perekaman album ini di Hollywood.

Berbicara mengenai alasan pemilihan nama album, vokalis Navicula, Gede Robi, berkata, “Love Bomb untuk judul album muncul belakangan, setelah melihat materi album banyak bertema cinta. Seperti harimau Sumatera yang kehilangan cintanya. Bagaimana mengaktualisasikan cinta dan merebut kontrol atas diri di tengah gempuran gaya hidup yang mengangungkan kebendaan.”

Untuk menggarap album ini, Navicula dibantu oleh seorang produser kreatif, Alain Johannes, yang sudah terbukti kepiawaiannya dalam menangani album proyek solo Chris Cornell dan Jimmy Eat World. Johannes juga pernah menjadi kolaborator Queens of the Stone Age, Them Crooked Vultures, serta tampil dalam proyek album dan film dokumenter Sound City yang disutradarai Dave Grohl.

Atas dukungan dari produsen mikrofon asal Australia, RODE, Navicula dapat merekam album tersebut di Plant Record selama tiga hari pada November lalu. Berkat tangan dingin Johannes, Navicula yang seharusnya hanya mendapatkan jatah merekam tiga lagu dapat bekerja efisien sehingga terekam lima lagu secara live. Kelima lagu tersebut kemudian memasuki tahap mixing dan mastering oleh Johannes di Los Angeles, AS.

Meskipun album ganda ini digarap di dua tempat berbeda, Robi menganggap karya bandnya ini merupakan satu keutuhan. “Lima lagu dari Record Plant adalah pencapaian teknis rekaman dengan standar industri musik Amerika dengan arahan produser kreatif berpengalaman. Kami sajikan bersama lagu-lagu yang kami rekam di Bali dengan kami sendiri yang menjadi produser kreatif. Tapi energi album ini sebuah keutuhan, kami mencintai musik, di manapun kami memproduksinya,” ujar Robi.

Lirik lagu “Days of War, Nights of Love” ditulis oleh Kartika Jahja yang terinspirasi dari buku berjudul sama. Tulisan tersebut diterbitkan oleh kolektif anarkis, CrimethInc. Lagu bernada kritik sosial lainnya juga dapat ditemukan dalam lagu “Refuse to Forget” yang merupakan seruan untuk menolak lupa atas kasus ketidakadilan terhadap aktivis Hak Asasi Manusia seperti Munir.

Sebagai penyandang julukan “Green Grunge Gentlemen”, Navicula juga merilis lagu “Harimau! Harimau!”, sebuah lagu tentang harimau Sumatera yang kehilangan hutan sebagai rumahnya dan kini nyaris punah. Kuartet ini juga menciptakan lagu “Bubur Kayu” yang menyorot kasus eksploitasi hutan Indonesia yang luasnya terus menipis akibat ekspansi perusahaan kertas dan perkebunan kelapa sawit.

Di samping materi album ganda, kemasan album ini juga dirancang ramah lingkungan. Kemasan album ini tidak menggunakan material plastik. Untuk sampul album, Navicula memakai material daur ulang kemasan Tetra Pak yang biasa dipakai untuk minuman, dikombinasikan dengan kertas daur ulang dan karet ban dalam bekas. Pengerjaan sampul album ini dilakukan oleh Komunitas Sapu di Salatiga yang biasa mengerjakan upcycle ban dalam bekas menjadi benda dengan fungsi lain.

Memberikan pendapatnya mengenai kolaborasi karya tersebut, Robi bertutur, “Senang bisa berkolaborasi dengan komunitas lain dalam produksi album ini. Kita sering lupa, terlalu mengagungkan do it yourself, padahal akan jauh lebih baik kalau do it together.”
read more...

Slank Ditolak Manggung di Manado Karena Penggunaan Stadion Klabat

Slank Ditolak Manggung di Manado


Konser Slank mendapat penolakan dari elemen pencinta bola di Manado, Sulawesi Utara. Penggunaan Stadion Klabat, dinilai akan merusak rumput lapangan yang akan digunakan PS Manado dan Persma Manado yang akan berlaga di Divisi 2 dan Divisi 3, bulan ini. Rencananya, Slank akan mengadakan konser di Manado, Selasa 14 Mei 2013 mendatang.

“Kami tidak akan membiarkan rumput stadion rusak akibat konser,” tegas Ketua Masyarakat Manado Peduli Olahraga Sulawesi Utara (Mampos), Marvil Budiman, Sabtu (11/5/2013).

Ketua Harian PSSI Cabang Manado Hengky Kawalo menyesalkan pemberian ijin Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk menggelar konser di stadion satu-satunya di Manado ini.

“Pemkot tidak pernah mengurus lapangan ini, pemeliharaan stadion selama ini dilakukan PSSI dengan menggunakan dana pribadi, kok tiba-tiba Pemkot keluarkan izin konser!,” tandas Kawalo.

“Jangan hanya dengan uang sedikit yang didapatkan, rumput stadion rusak dan membutuhkan dana lebih besar untuk pemeliharaannya,” lanjut Kawalo.

Menurut Kawalo, harusnya Pemkot Manado harus mengutamakan dan peduli kepentingan dunia olahraga di Sulut yang terus mengalami penurunan prestasi belakangan ini.

"Saya kecewa jika tim PS Manado dan Persma Manado menggelar latihan dan bertanding di stadion yang rumputnya rusak dan nantinya berdampak buruk pada persiapan tim-tim yang akan berlomba di kancah nasional," katanya lagi.

Sementara itu, Event Organizer (EO) penyelenggara konser Slank di Manado, Boby Maliode berkelit bukan merupakan penolakan, namun adanya miss komunikasi antara PSSI dan EO.

“Hanya miss komunikasi saja tentang penempatan panggung atau layout. PSSI melarang mendirikan panggung di tengah lapangan, dan kami akan memindahkan lokasi panggung ke tepi,” jelas Boby.

Lanjut Boby, pemilihan Stadion Klabat adalah sekalian mempromosikan kembali lapangan yang pernah menggelar partai puncak Liga Indonesia antara PSIS Semarang versus Persebaya Surabaya.

“Setidaknya nama Stadion Klabat kembali dipromosikan. Kami juga akan turut membenahi sejumlah fasilitas stadion seperti pembatas lapangan dan pembersihan tribun penonton. Penataan dan kebersihannya kami jamin,” pungkasnya.
read more...

Devadata Band Hardcore Surabaya, Segera Rilis Album Mini

Devadata Band Hardcore Surabaya, Segera Rilis Album Mini


Devadata band hard core asal surabaya, dikabarkan akan segera merilis album mini dalam waktu dekat. Meski belum dapat memastikan jadwal pasti perilisan album tersebut namun Devadata menargetkan proses rekaman dapat selesai akhir bulan ini.

Belum diketahui apa judul yang akan diberikan pada rilisan ketiga Devadata ini. Yang jelas, album mini ini akan berisi tujuh lagu dengan materi-materi baru yang masih mengusung musik hardcore-metal seperti album-album sebelumnya.

“Yang berbeda di album mini ini nantinya ada sebuah lagu berbahasa Jerman yang liriknya dibuat oleh Bodhas (vokal). Lirik itu lalu diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh salah seorang teman Bodhas yang seorang ekspatriat,” terang Raka Toton, manajer Devadata ketika ditemui Rolling Stone bersama tiga orang personel Devadata lainnya tanpa sang vokalis, Bodhas.

Diakui sang drummer, Dandu, proses pengerjaan album mini ini telah mencapai tujuh puluh persen. “Tinggaltake vocal saja di empat lagu. Setelah itu kami segera mixing dan mastering lagu-lagu yang sudah matang sekitar dua minggu. Diusahakan selesai dalam bulan ini karena di akhir bulan kami juga sudah harus tur keliling Jawa,” jelas Dandu.

Devadata sendiri tahun ini telah mencapai usia lima belas tahun. Berdiri sejak 1998, gembong hardcore metal ini telah merilis dua album penuh. Diantaranya Shutdown (1998) dan terakhir Emotional Breakdown yang rilis 2006 silam.
read more...

Pemberian Bass Personil Metallica, Jokowi Jadi Perhatian Media Internasional

Pemberian Bass Personil Metallica, Jokowi Jadi Perhatian Media Internasional


Pemberian bass milik personil Metallica, Robert Trujillo, kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, rupanya mengundang perhatian beberapa media internasional. Seperti telah diketahui sebelumnya bahwa Jokowi belum lama ini mendapat hadiah dari Trujillo berupa bass berwarna coklat, lengkap dengan tulisan dan tanda tangan dari bassis berambut panjang tersebut yang bertuliskan: “Giving Back! Jokowi Keep Playing That Cool Fungky Bass!”

Hal tersebut memicu polemik, karena meskipun Jokowi merupakan penggemar Metallica, posisinya sebagai pejabat publik mau tak mau harus melaporkan setiap barang yang diterimanya kepada KPK. Sesuai dengan Pasal 16 Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pasal 12B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, setiap pejabat atau penyelenggara negara wajib melaporkan pemberian yang diterimanya. Pemberian itu wajib dilaporkan ke KPK paling lambat 30 hari setelah penerimaan.

Pemberian bass ini rupanya tidak hanya menarik perhatian publik Indonesia, tapi juga dunia internasional. Situs Al-Arabiya menurunkan tulisan dengan judul “Indonesian governor surrenders Metallica Guitar”. Hal yang sama juga ditulis oleh Australia Network news, abc.net.au.

Situs majalah metal internasional asal Inggris, Metal Hammer juga memberitakan hal yang sama dengan judul: “An Indonesian Governor Has Had To Surrender A Metallica Guitar To Anti-Corruption Authorities.” Dalam tulisan tersebut, Metal Hammer menyebutkan hal ini sebagai peristiwa yang ‘agak aneh’. Loudwiresebagai situs pemberitaan musik rock asal Amerika Serikat pun mengabarkan hal yang serupa dengan menulis: “Autographed Metallica Bass Leads to Jakarta Goverment Investigation.”

Jokowi memang dikenal menggemari musik cadas. Selain Metallica, mantan Walikota Solo ini juga menyukai band-band lainnya seperti Led Zeppelin, Judas Priest, Deep Purple, Napalm Death, dan juga Lamb of God.

Bass bermerek Ibanez ini sendiri telah dilaporkan Jokowi kepada KPK pada Senin (6/5) lalu. Sebelumnya, Jokowi menerima bass itu melalui promotor Jonathan Liu yang menemui Jokowi di Balaikota DKI Jakarta beberapa waktu lalu, setelah Liu bertemu dengan Trujillo di Amerika Serikat. Selaku promotor, Liu berencana menggelar konser Metallica di Jakarta. Rencana konser Metallica ini disambut baik oleh Jokowi.
read more...

Genap Berusia 40 Tahun, God Bless Akan Gelar Konser Tunggal Bertajuk 'The 40 Years Long'

God Bless Akan Gelar Konser Tunggal Bertajuk 'The 40 Years Long'


Dalam rangka mensyukuri perjalanan karier God Bless band rock legendaris yang genap berusia 40 tahun, Godbless bersama manajemen akan menggelar konser tunggal bertajuk 'The 40 Years Long' Journey pada 7 September 2013 di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta. Konser tersebut akan menjadi penanda pertama kali Godbless merayakan ulang tahun mereka secara terbuka, biasanya tertutup di kediaman para personel.

Seperti dijelaskan oleh gitaris Ian Antono pada konferensi pers yang berjalan Selasa (7/5) petang lalu di Hotel Twin Plaza, Jakarta, The 40 Years Long Journey direncanakan untuk berjalan selama satu hingga dua jam penuh dengan iringan seksi string.

Selain Ian bersama personel Godbless lainnya, vokalis Achmad Albar, bassist Donny Fattah dan kibordis Abadi Soesman, konser tersebut juga akan diramaikan oleh sejumlah bintang tamu yang terdiri dari eks-personel Godbless maupun yang berusia lebih belia. Beberapa nama masih dirahasiakan, namun yang sudah diumumkan adalah drummer additional Fajar Satritama, eks-drummer Yaya Moektio dan juga eks-gitaris Eet Sjahranie.

Namun, kibordis Yockie Suryoprayogo dan drummer Teddy Sujaya selaku bekas personel yang cukup lama memperkuat Godbless dan dapat dikatakan ada ketika band tersebut menikmati puncak karier masih belum bisa dipastikan keturut sertaannya. Sementara itu, menurut perkataan Iyek, panggilan akrab Ahmad Albar, salah satu personel asli Godbless, gitaris Ludwig Lemans sudah tidak aktif lagi bermusik.

Selain konser tunggal, ulang tahun ke-40 Godbless ini juga akan dirayakan dengan peluncuran biografi berjudul 40 Tahun Godbless yang ditulis oleh sejumlah penulis, pengamat dan wartawan musik dengan supervisi dari mendiang Remy Soetansyah. Buku yang terbagi menjadi empat fase, 1970-an, 1980-an, 1990-an, dan 2000-an, ini direncanakan untuk rilis pada Juli mendatang.

Pengukuhan organisasi penggemar Godbless yang berdiri sejak 2006, Godbless Community (GBC), juga dilakukan dalam rangka ulang tahun grup musik yang lahir tepatnya pada 5 Mei 1973 ini. GBC hingga saat ini dianggotai oleh 980 orang dengan sistem yang eksklusif dan selektif. Intelektualitas dan dedikasi menjadi hal yang krusial untuk bisa menjadi anggota GBC, tak sedikit orang yang mendaftar ditolak mentah-mentah.

Godbless terakhir merilis album pada 2007 dengan 36. Sebelumnya, mereka berturut-turut mengeluarkan Godbless (1975), Cermin (1982), Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), dan Apa Kabar (1997). Nama-nama yang pernah tercatat sebagai personel Godbless, selain yang sudah disebutkan di atas, antara lain adalah Deddy Dores, Deddy Stanzah, Odink Nasution, Keenan Nasution, Dodo Zakaria, Rudy Gagola, hingga Gilang Ramadhan.
read more...

Rock N Roll Mafia Rilis Single Kedua Berjudul “Palpitate”, Kolaborasi Dengan MALIQ & D’Essentials

Rock N Roll Mafia Rilis Single Kedua Berjudul “Palpitate”, Kolaborasi Dengan MALIQ & D’Essentials

Rock N Roll Mafia (RNRM), band electronik asal Bandung ini baru saja mengeluarkan single kedua berjudul “Palpitate” dari album teranyar mereka,Prodigal yang dirilis pada September 2012 lalu. Di single ini, RNRM berkolaborasi dengan MALIQ & D’Essentials.

Rock n Roll Mafia yang beraggotakan Hendra Jaya Putra pada Beat Engineers Cosmonaut dan Ekky Darmawan pada Dancing Poetry Love Construct Cosmonaut memberikan campuran rock, pop, elektronik, mikro, dan ambient.

Menurut RNRM, lagu ini merupakan hasil kolaborasi kreatifitas Widi Puradiredja (MALIQ & D’Essentials) sebagai produser dengan Hendra Jaya Putra sang ‘motor’ dari Rock N Roll Mafia. Karena itu pula mengapa di lagu ini RNRM berkolaborasi dengan MALIQ & D’Essentials.

“Palpitate” sendiri artinya ‘berdetak dengan kencang tidak beraturan’, menceritakan seseorang yang ingin menyendiri dari segala sesuatu yang sudah mengecewakan dan menyakiti dia, tapi godaan untuk kembali kepada hal-hal itu sangat luar biasa,” tulis RNRM dalam rilis persnya.
read more...

12 Band Metal Indonesia Masuk Kompilasi Metal Internasional Bertajuk 'Slave New World'

12 Band Metal Indonesia Masuk Kompilasi Metal Internasional Bertajuk 'Slave New World'


Majalah metal internasional asal Inggris, Metal Hammer, menyertakan 12 band metal berbahaya asal Indonesia sebagai bonus CD dalam edisi Juni 2013. CD kompilasi bertajuk Slave New World ini berisikan 15 lagu dari 15 band metal berbagai belahan dunia dan dikurasi oleh Max Cavalera, mantan vokalis Sepultura yang kini menjadi frontman Soulfly.

Ke-12 band yang ada dalam kompilasi tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, namun didominasi oleh band-band asal Bandung. Sedangkan tiga lainnya yakni Amogh Symphony berasal dari India, From The Vastland asal Iran dan Lody Kong yang merupakan band metal baru asal Arizona, Amerika Serikat.

Skena musik metal Bandung memang tengah menjadi sorotan dunia internasional, khususnya dari Metal Hammer sendiri. Jurnalis mereka, Dom Lawson, telah dua tahun berturut-turut menginjakkan kakinya di Bandung, salah satunya untuk menghadiri ajang musik cadas tahunan, Bandung Berisik.

Burgerkill sebagai salah satu band asal Bandung yang masuk kompilasi tersebut, belum lama ini juga masuk nominasi Metal Hammer Golden Gods 2013. Sebuah ajang penghargaan musik metal yang diselenggarakan oleh Metal Hammer. Burgerkill bersanding dengan nama-nama besar dalam kancah musik metal dunia seperti Nergal (frontman Behemoth), Jason Newstead (eks- Metallica), Sea Shepard, dan juga Pussy Riot dalam nominasi kategori Metal As F*ck.

Sementara itu, berikut ini daftar lagu yang ada dalam CD Slave New World:
1. BURGERKILL – Under The Scars.
2. AMOGH SYMPHONY – The Quantum Barrier Code Interpretation By Mainframe.
3. CRANIAL INCISORED – I’m The Instant.
4. DEADLY WEAPON – Not A Single Fuck Was Given.
5. DJIN – Infinite Chaos.
6. DOWN FOR LIFE – Pesta Partai Barbar.
7. ERRORBRAIN – Aura Kasih.
8. FORGOTTEN – Bantai Patronasi.
9. FROM THE VASTLAND – Nine Day Battle (Keresaspa The Brave).
10. GUGAT – Bapaku Seorang Demonstran.
11. INFAMY – The Dead Stallion.
12. JASAD – Annihilate The Enemy.
13. LODY KONG – Disconnect.
14. NEMESIS – Die Before Old.
15. PARAU – Evolusi Dua Serigala
read more...

Endah N Rhesa Merilis Album Ketiga 'Escape'

Endah n Rhesa Rilis Album Ketiga Escape


Endah N Rhesa, telah mengonfirmasi bahwa mereka akan mengeluarkan Escape pada Jumat (3/5) ini pukul 15.00 WIB. Setelah merilis Nowhere to Go pada 2009 dan Look What We’ve Found pada 2010, duo pasutri yang memainkan musik akustik

Escape menjadi album penutup dari rangkaian album yang dicanangkan sebagai trilogi oleh vokalis sekaligus gitaris Endah Widiastuti dan bassist Rhesa Aditya. Album ini dirilis di bawah naungan Reiproject dan juga Demajors.

“Tiga album kami ini adalah trilogi karena cerita pada sampul albumnya memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain,” kata Rhesa seperti tercantum pada rilis pers yang diterima Rolling Stone.

Endah N Rhesa menciptakan karakter bernama Shane Harden yang hidup di Pulau Silence seperti yang digambarkan pada pada album Nowhere to Go, kemudian dengan mesin waktu kembali ke masa lalu dan menemukan hal baru pada Look What We’ve Found.

Sampul album pada Escape menceritakan bahwa ia kembali ke masanya dengan berbagai asumsi dan memutuskan untuk melarikan diri dari Pulau Silence.

Dengan dukungan dari Asosiasi Music Director Indonesia (AMDI), Endah N Rhesa akan memutar lagu yang telah dipilih sebagai single pertama dari album Escape, “Silence Island”, secara serentak di radio Jawa, Bali, Sumateri, Sulawesi, Kalimantan, dan Ambon.

Lagu tersebut bercerita soal kekacauan yang terjadi di sebuah tempat akibat penggunaan teknologi yang tidak bertanggung jawab. Endah N Rhesa mengungkapkan, “Bahwa setiap orang di sana sangat haus dengan perkembangan teknologi, tidak ada habisnya. Tanpa diimbangi dengan cinta hingga akhirnya menghancurkan mereka sendiri.”
read more...

Steve Vai Akan Menghibur Para Penggemar di Indonesia Pada 22 Juli 2013

Steve Vai Akan Konser di Jakarta - Lorong Musik dot Com

Virtuoso gitar kelahiran New York, AS, 52 tahun silam, Steve Vai, telah dipastikan akan menghibur para penggemar Indonesianya dengan sebuah konser yang akan berlangsung pada 22 Juli mendatang di Tennis Indoor Senayan, Jakarta atas undangan promotor Java Musikindo.

Melalui kicauan yang disebarkan pada Rabu (1/5) petang kemarin via akun Twitter resmi @JAVAmusikindo, pihak promotor mengumumkan: “Confirmed! STEVE VAI concert at Tennis Indoor Senayan, July 22 2013!”

Namun informasi mengenai rincian harga tiket dan bagaimana metode pembeliannya masih belum dibeberkan oleh perusahaan promotor konser yang dipimpin oleh Adrie Subono ini.

Java Musikindo terakhir menggelar penampilan komedian tunggal ternama Russell Peters pada 20 Maret lalu di Skeeno Hall, Gandaria City, Jakarta. Lalu sebelumnya ada pula konser Raja Bollywood, Shahrukh Khan, pada 8 Desember 2012 silam di Sentul International Convention Center, Bogor yang merupakan kerja sama Java Musikindo dengan MD Entertainment.

Steve Vai sendiri memulai kariernya sebagai tukang transkrip nada untuk Frank Zappa dan lalu naik jabatan menjadi musisi rekaman dan tur untuk Zappa selama dua tahun pada 1980 hingga 1982. Ia memulai karier solo setahun kemudian dan sejak itu telah merilis delapan album studio dan menerima tiga trofi Grammy Awards.

Vai juga pernah bergabung sebagai gitaris untuk sejumlah artis papan atas, yaitu The Classified (1984), Alcatrazz (1984 – 1986), David Lee Roth (1985 – 1989), dan juga Whitesnake (1989 – 1991).

Bertindak sebagai musisi tamu pada album milik artis lain pun dilakukan oleh Vai, di antaranya adalah Alice Cooper, Ozzy Osbourne, Gregg Bissonette, dan juga Joe Jackson.

Ia juga pernah menjadi musisi tamu untuk satu album penuh milik Public Image Ltd. yang bertajuk Album. Pada album tersebut, Vai bermain dengan tiga musisi luar biasa lain untuk mengiringi vokalis John Lydon, yaitu Ryuichi Sakamoto, Tony Williams dan Ginger Baker. Pemain-pemain tersebut dikumpulkan oleh produser Bill Laswell.

Delapan album studio yang pernah dirilis Vai sebagai artis solo masing-masing bertajuk Flex-Able (1984),Passion and Warfare (1990), Sex & Religion (1993), Fire Garden (1996), Flex-Able Leftovers (1998), The Ultra Zone (1999), Real Illusions: Reflections (2005) dan The Story of Light (2012).

[Sumber. Rollingstone]
read more...

Burgerkill Dan Dead Vertical Bergantian Menjadi Pemanas Di Masing-Masing Stage Hammersonic 2013



Di hari pertama gelarannya, pesta akbar musik metal di tanah air, Hammersonic 2013 mampu memberikan suguhan yang menawan. Durasi masing-masing band yang hanya 30 menit tak menjadi halangan untuk menunjukkan aksi terbaik Burgerkill dan Dead Vertical.

Seperti halnya band metal papan atas tanah air, Burgerkill dan Dead Vertical. Keduanya bergantian menjadi pemanas di masing masing stage.

Burgerkill dengan formasi penuh tampil di Sonic Stage sekira pukul 16.30WIB. Mereka seperti biasa menggila, dan membuat penonton pun ikut tenggelam dalam aksi mereka.

Headbang juga menjadi pemandangan yang terjadi kala musik Dead Vertical menggema di panggung Hammer Stage. Boy Dkk membawakan sekitar 7 lagu di antaranya Pantai Neraka, Major Conspirator dan Benteng Terakhir.

Barisan dedengkot metal yang akan mengisi malam itu adalah Edane, Dyscarnate, Hour of Penance, Dying Fetus, Lock Up, Epica dan Obituary yang memuaskan adrenalin para metalhead.
read more...

As I Lay Dying Puaskan Ribuan Penonton Di Hammersonic 2013

As I Lay Dying di Hammersonic 2013

Untuk kedua kalinya, band metalcore ini tampil lagi di Indonesia. Disaksikan oleh ribuan penonton yang memadati Hammer Stage, As I Lay Dying berhasil bikin gempar Hammersonic 2013 (28/4).

Penampilan enerjik Tim Lambesis dkk memang patut diacungi jempol. Tanah bergetar ketika mosh pit mulai liar. Mulai dari 94 Hours yang diambil dari album kedua mereka, hingga A Greater Foundation yang diambil dari album terbaru mereka, dibawakan dengan energi yang meledak.

Untuk kualitas sound, nggak perlu diragukan lagi. Menggelegar! Meski sempat terjadi gangguan di mic Josh Gilbert, penonton tetap puas dengan penampilan As I Lay Dying.
read more...

Penampilan Seringai di Hammersonic 2013 di Buka dengan Film 'Generasi Menolak Tua'

Seringai di Hammersonic 2013
Band metal Seringai tampil enerjik di Hammersonic hari kedua, Minggu (28/4/2013) di ECO Park, Ancol. Mereka pun begitu gahar menghentak Hammer Stage.

Seringai membuka penampilan mereka dengan potongan film 'Generasi Menolak Tua' yang disambut teriakan para metalhead. Setelah potongan film jadul itu, para personel Seringai pun mulai naik ke atas panggung.

Lautan metalhead merespons dengan gerakan tubuh mereka saat Arian 13 cs naik ke atas panggung. Memulai aksinya dengan lagu 'Program Party Seringai', Seringai sudah benar-benar siap untuk berpesta.

Tak mau para metalhead istirahat, Seringai pun semakin menggila lewat lagu 'Tragedi'. Sontak ribuan penonton yang hadir semakin ekspresif.

Lingkaran moshpit pun semakin memeriahkan suasana konser. Meski hanya tampil selama setengah jam, Seringai tetap tampil memuaskan.

Total tujuh lagu dibawakan mereka dari penampilan singkatnya. Beberapa hits mereka seperti 'Serigala Militia' dan 'Dilarang di Bandung' menggema dalam penampilan mereka.

Aksi Seringai ditutup dengan lagu 'Individu Merdeka' yang seperti membakar semangat para metalhead untuk memperjuangkan kebebasan pikiran masing-masing. Sebelum penampilan Seringai, para metalhead dihibur oleh band Death Metal asal Australia The Amenta.
read more...

Detail Tiket dan Rundown Hammersonic Festival 2013

Hammersonic, Jakarta International Metal Festival kembali digelar tahun ini, dengan sejumlah band yang siap menggemparkan Ibu Kota. Bertempat di Ecopark Ancol, Jakarta, pertunjukkan ini menjanjikan penampilan yang lebih megah dengan waktu pelaksanaan selama dua hari pada 27-28 April mendatang.

Sejumlah aksi band metal papan atas internasional siap mengguncang para metalhead tanah air. Band-band tersebut adalah Cradle of Filth (UK), Obituary (USA), Cannibal Corpse (USA), Epica (Ned), As I Lay Dying (USA), Dying Fetus (USA), Lock Up (UK), Destruction (Ger), dan Hour of Penance (It.) yang membuat festival ini semakin bergengsi.

Apalagi ditambah dengan kehadiran Putrid Pile (USA), Dyscarnate (UK), Saturnian (UK), Gorod (Fra.), Voyager (Aust.), Whoretopsy (Aust.), Inanimacy (Aust.), Sensory Amusia (Aust.), The Amenta (Aus), Advent Sorrow (Aust.), Belligerent Intent (Aust.), Ouroboros (Aust.), Ethereal Sin (Japan), Sil khannaz (Malaysia), juga band lokal Indonesia diantaranya Power Metal, Sucker Head, Edane, Burgerkill, Seringai, Dead Vertical, Kapital, Unremains, Rezume, Outright, Hellcrust, Revenge, Down For Life, Kraken, Rising The Fall semakin menambah menarik gelaran tahunan ini.

Mengenai harga tiketnya pun masih cukup terjangkau untuk menyaksikan kualitas dari band-band yang telah disebutkan diatas, yakni:
Rp. 330.000 (hari pertama, 27 April 2013)
Rp. 330.000 (hari kedua, 28 April 2013)
Rp. 550.000 (hari pertama dan kedua dibeli secara langsung)

Selain dua panggung megah dengan kapasitas sound system pendukung hingga 200.000 watt, perangkat fasilitas pendukung lainnya, juga tidak kalah menarik; VIP Lounge untuk meet and greet bersama band, merchandise dan clothing show case, food and beverage hingga activation dan games yang akan siap melayani kurang lebih 30.000 orang yang tersedia selama festival berjalan.

Berikut ini jadwal lengkap band-band yang akan tampil di Hammersonic 2013, dikutip dari Hammersonic.com:

Rundown Hammersonic 2013
read more...

Road To Soundrenaline Resmi Dibuka di Bandung

Road To Soundrenaline Resmi Dibuka di Bandung
Dimulai dari Kota Bandung, tepatnya di Lapangan Gasibu, dengan mengusung semangat musik rock Road To Soundrenaline 2013 resmi dibuka. Puncak acara tersebut sendiri akan dilaksanakan besar-besaran di kota Yogkakarta di tanggal 29 Juni mendatang.

Dengan mengedepankan tema ‘A Journey Of Rock Harmony’, aacara yang digelar pada Sabtu (20/04/13) tersebut dibuka oleh penampilan band indie asal bandung, 70′s Orgasm Club. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan Komunal. Kedua band tersebut berhsil memberikan gebrakan. Sebelum hari mulai petang, Netral hadir dengan lagu-lagu andalan milik mereka dan sukses membuat penonton untuk bernyanyi bersama.

Festival musik Soundrenaline sendiri merupakan festival yang pastinya selalu ditunggu-tunggu oleh para penikmat musik. Setelah Netral, giliran Noah dan Pas Band yang membuat penonton bersemangat, hingga kemudian puncak acara diisi diisi oleh penampilan dari Slank yang sekaligus menutup Road To Soundrenaline saat itu.

Setelah Road To Soundrenaline sukses di gelar di Lapangan Gasibu, Bandung, acara tersebut akan berlanjut ke Padang pada 4 Mei, Bajarmasin pada 25 Mei dan Denpasar 15 Juni.
read more...
Home - About - Order - Testimonial
Copyright © 2010 Berita Menggemparkan All Rights Reserved.