Showing posts with label Rock and Roll. Show all posts
Showing posts with label Rock and Roll. Show all posts

Discography The S.I.G.I.T.

DETOURN (LP) 2013
Diskografi The Sigit
Track List :
01. Detourn
02. Let the Right One In
03. Son of Sam
04. Gate of 15th
05. Tired Eyes
06. Owl & Wolf
07. Black Summer
08. Red Summer
09. Ring of Fire
10. Cognition
11. Conundrum









HERTZ DYSLEXIA PART 2 (EP) 2011
Diskografi The Sigit
Track List :
01. Up and Down
02. AM Feeling
03. YHWH
















HERTZ DYSLEXIA PART 1 (EP) 2009
Diskografi The Sigit
Track List :
01. Money Making
02. Bhang
03. Only Love Can Break Your Heart
04. Verge of Puberty
05. The Party
06. Lost
07. Midnight Mosque Song












VISIBLE IDEA OF PERFECTION (LP) 2007
Diskografi The Sigit
Track List :
01. Black Amplifier
02. Horse
03. No Hook
04. New Generation
05. Now Here End
06. Live in New York
07. Clove Doper
08. Soul Sister
09. Save Me
10. Let It Go
11. All the Time
12. Alright
13. Satan State
14. The Provocateur
read more...

Biography Jamphe Johnson

Biografi Jamphe Johnson
Jamphe Johnson terbentuk pada 08 Agustus 2007 dengan nama The President dengan formasi personil Oyhe (Vokal), Abay (Gitar), Bulux (Bass), Taphey (Rythem) dan Mono (Drum). Seiring berjalannya waktu nama The President berganti menjadi "Jamphe Johnson" dikarenakan beberapa alasan. Juga yang disayang di tengah perjalanan sang vokalis Oyhe harus terpaksa keluar karena alasan tertentu. Namun keluarnya sang vokalis tidak membuat Jamphe Johnson mundur dalam bermusik.

Jamphe Johnson membentuk tubuhnya dengan berbagai pikiran dari tiap personilnya untuk membentuk suatu band dengan warna Rock’n Roll, dan mereka tetap konsisten pada jalur Rock n Roll. Bagi mereka kecocokan dalam sebuah band merupakan jodoh.

Setelah beberapa waktu akhirnya Jamphe Johnson menemukan karakter vokal yang pas untuk mengisi kekosongan posisi vokalis. Dan akhirnya David, menjadi vokalis tetap bagi Jamphe Johnson setelah sebelumnya menjadi additional band ini. Dan kini Jamphe Johnson hadir dengan formasi personil David (Vokal), Abay (Gitar), Bulux (Bass), Taphey (Rythem) dan Mono (Drum).

Musik merupakan salah satu media untuk menumpahkan segala sesuatu yang ada dalam benak kita. Dan melalui musiklah, Jamphe Johnson menentang segala bentuk kemunafikan pola pikir dari orang-orang pintar yang hanya pandai bertengkar demi sebuah kekuasaan dan segala omong kosong yang mereka bualkan.

Tegas, lugas, dan bahkan kurang ajar. Tapi begitulah cara mereka menyampaikan musik Jamphe Johnson, dan Rock n Roll jadi pilihan mereka. Jamphe Johnson meluaskan mata kesetiap sudut pandang yang bisa mereka raba, bukan sekedar cerita cinta dari anak cucu adam, bukan sekedar bualan dan omong kosong yang mereka nyanyikan, melainkan sebuah realitas yang ada.

Mungkin Jamphe Johnson butuh nafas yang panjang, mental baja, dan perjuangan yang cukup keras untuk sebuah "Keterbukaan", dibutuhkan semangat besar untuk tampil telanjang dengan pola pikiran yang agak berbeda.

Rock n Roll bukan wadah untuk berbasa-basi, dan Jamphe Johnson hadirkan keterusterang melalui lirik lagu yang sederhana namun unik. Beberapa hits mereka telah jadi topchart dibeberapa station radio nasional.

Video klip dari Hits single "Garuda Patah Hati" mendapat teguran dari beberapa pihak, sehingga tidak bisa ditayangkan di station TV Nasional dengan alasan "terlalu anarkis" namun itu mengendurkan Jamphe Johnson untuk tetap kritis dalam soal lyric.

semua tertuang jelas dalam lagu-lagu mereka seperti Garuda Patah Hati, Jhony Gimbal, Nyonya Pertiwi, Merah & Putih. Beberapa lagu-lagu sosial dan lagu-lagu ringan tentang hidup yang tak lagi asing bila didengar seperti Coffe blues Djogja dan Buka Kartu.

"Apalah arti kesenian jika terpisah dari derita rakyat" demikian ungkapan Abay (Gitaris) yang dikutip dari Puisi W.S Rendra.

Musik, bahasa, tulisan, dan visual semua merupakan media untuk menumpahkan apa yang ada dibenak mereka. Banyak kemunafikan, tatacara yang salah, pola pikir yang dibuat-buat, orang-orang pintar yang bertengkar demi kuasa, cerita omong kosong tentang rasa peduli, semua itu merupakan pemandangan indah untuk menyambut pagi ditanah kita ini.

sampai saat ini Jamphe Johnson masih dijalur mereka dan tetap eksis dengan semangat Rock n Roll.

Personil Jamphe Johnson :
David - Vocal
Abay - Lead Guitar
Taphey - Rhtym Guitar
Bulux - Bass
Mono - Drum
read more...

Biography The S.I.G.I.T.

Biografi The Sigit
The S.I.G.I.T. adalah satu dari sekian band indie indonesia yang punya kualitas bagus dalam musiknya. The SIGIT merupakan band indie asal bandung, yang dibentuk pada tahun 1997 ketika para personelnya masih duduk di bangku SMA. Nama The S.I.G.I.T itu sendiri baru dipakai pada tahun 2002. pada tahun 2004 mereka meluncurkan mini album yang berjudul ”EP” berisi 6 lagu. 


The S.I.G.I.T. memanfaatkan situs jejaring sosial seperti myspace, friendster, facebook, bebo, dll, untuk mengenalkan lagu-lagu mereka ke seluruh dunia . akhirnya, lewat internet pula mereka ditemukan oleh salah satu pemilik label di Australia yang kemudian menawari band ini untuk membuat album The S.I.G.I.T versi Australia.

The S.I.G.I.T baru dikenal oleh masyarakat pecinta musik secara luas setelah membuat lagu untuk soundtrack sebuah film (Catatan Akhir Sekolah) dengan lagu “Did I ask yer opinion”.

The S.I.G.I.T. bukanlah nama dari seorang personilnya (yang memang lazimnya nama Sigit adalah nama orang) atau singkatan dari nama para personilnya, namun The S.I.G.I.T merupakan singkatan dari “The Super Insurgent Group of Intemperance Talent”. Mari menyimak kisah Rektivianto Rekti Yoewono tentang hal yang mendorong dirinya untuk menamakan band-nya The S.I.G.I.T.: "Awalnya itu, saya kalau lagi nggak ada kerjaan, kalau lagi di Internet suka ke Google, iseng nyari nama sendiri. "Rekti" kalau di luar apa ya?,tutur vokalis-gitaris berusia 25 tahun itu. Terus ngetik nama bapak saya, Sigit. Terus ternyata, Sigit.com itu Science Interest Group anjing, keren juga ya. Jadi gue cari kata-kata sendiri".

Cerita itu dapat mewakili sisi intelek sekaligus humoris yang terdapat pada The Super Insurgent Group of Intemperance Talent, kuartet asal Bandung yang menggabungkan tema lirik yang kontemplatif dengan musik rock & roll primitif, di mana Led Zeppelin, The Clash dan The Beatles menjadi pengaruh utama yang menyatukan selera keempat sahabat ini. Kami ter-influence lagu-lagu lama, tapi intinya kami memang suka ngerock, kata bassis Aditya Bagja Mulyana alias Adit, 25 tahun. Bukan ngepop, karena kami bukan penyanyi yang baik.

Awal Terbentuknya The Super Insurgent Group of Intemperance Talent
Band yang mengusung garage rock dengan tampilan seadanya yang dibentuk ketika zaman sekolah setingkat SMP antar teman saling bertemu diantaranya yaitu Rekti, Adit dan Acil yang kemudian membentuk sebuah band yang mengusung ciri khas dengan sound dari mulai The Stone Roses sampai dengan Led Zeppelin, dimana personil band yang selama itu ada saling silih berganti, ada yang datang ada yang pergi, dengan, kemudian pada tahun 2002, Farri datang ke dalam band tersebut, dengan kemampuannya dalam “recording dan arranging” dimulailah mereka untuk menciptakan lagunya mereka.

Mereka berasal dari perguruan tinggi di Bandung. Rekti saat ini sedang menyelesaikan S2 di Teknik Lingkungan ITB, Adiet sarjana IT dari Universitas Maranatha Bandung. KalauAchiel Sarjana S1 Arsitektur Universitas Parahyangan sementaraFarri sedang studi S2 di jurusan Arsitek ITB. Wah pintar-pintar yah, calon master yang jago di bidang musik.

Achiel A.K.A Donar Armando Ekana menjelaskan kenapa bahasa Inggris yang mereka pakai dalam kata-kata di liriknya karena mereka ingin beda, dan sederhananya mereka lebih senang main dengan kata-kata bahasa Inggris. “Kalau dengan bahasa Inggris lebih mudah mendapat gabungan kata, dan maknanya lebih dalam,” ujarnya.

Hampir semua lagu mereka kemas dalam bahasa Inggris, tapi bukan berarti tidak ada bahasa Indonesianya. Di album pertama yang juga berjudul The S.I.G.I.T. dirilis tahun 2004 banyak juga yang memakai bahasa Indonesia. Di album keduanya yang berjudul "VISIBLE IDEA OF PERFICTION" yang dirilis tahun 2006 judul lagu-lagu andalannya seperti Soul Sister juga dikemas dalam bahasa Inggris. Nowhere End dan All the Time yang bercerita tentang cinta, walau dengan sudut pandang yang tak biasa. Yah, begitulah The S.I.G.I.T. memang senang mengekspresikan kata-kata lewat bahasa Inggris, itu juga karena mereka memang lebih sering manggung di luar negeri. Seperti di Australia dan Singapura.
Bukan berarti kalau udah main di dua negara itu terus puas. Mereka masih memendam keinginan tampil di Texas, Amerika Serikat, dalam ajang South by South West. “Maret kemarin, mestinya kami main di sana, tapi terlambat mengurus visa,” ujar Farri, sang gitaris.

Ada sebuah tema besar yang dapat ditangkap, yaitu ketidakpuasan terhadap kondisi sekitar. Live in New York bercerita tentang keinginan untuk hijrah ke tempat yang lebih menarik; New Generation menghujat lingkaran setan yang menghubungkan malnutrisi dengan kebodohan; dan empat lagu Let It Go,Save Me,Clove Doper dan Satan State“ adalah komentar terhadap sifat orang-orang di sekeliling saya, menurut Rekti, yang menyebut politikus, dosen, tokoh agama dan orang Indonesia pada umumnya. Kalau ada orang yang mengatakan ˜Saya orang suci, Anda tidak suci, saya membantah semua orang yang mengatakan bahwa ˜Saya superior dalam bidang tertentu. Bagi saya, itu adalah sesuatu yang tidak menarik dan tidak penting.

Tak semua lagu mengandung tema seberat itu. Soul Sister bercerita tentang teman SMP Rekti dan Adit yang memanfaatkan jasa seorang waria; Nowhere End dan All the Time malah bercerita tentang cinta, walau dengan sudut pandang yang tak biasa. Saya pernah mendapat e-mail yang membahas itu, dan itu bikin semangat untuk belajar lebih banyak lagi tentang bagaimana menulis lirik, daripada mendengar pujian yang lagu lo ngerock banget! kata Rekti. Senang sih, cuma itu saya anggap ya udahlah. Bisa berbahaya untuk diri sendiri. Saya berharap kalau ada yang mendengarkan dan memperhatikan lirik, apa yang saya maksud bisa sampai, dan kalau menyampaikan kritik sesuai dengan apa konteksnya.


Personil The SIGIT :
Rektivianto Yoewono a.k.a Rekti - Vocal & Guitar
Farri Icksan Wibisana a.k.a Farri - Guitar
Aditya Bagja Mulyana a.k.a Adit - Bass
Donar Armando Ekana a.k.a Acil - Drum

read more...

Album Baru The S.I.G.I.T. Siap Released 21 Maret Mendatang


Bandung - The Super Insurgent Group of Intemperance Talent a.k.a The S.I.G.I.T. terdiri dari Rekti (vokal/gitar), Adit (bass), Farri Icksan (gitaris), dan Acil (drum) terakhir merilis album penuh pada tahun 2006 silam dengan judul Visible Idea of Perfection.

Di tahun 2009 The SIGIT juga merilis album mini Hertz Dyslexia dalam dua bagian. Meski melalui jalur indie tetapi band dengan genre garage rock ini berhasil mendapat kontrak rekaman di Australia dan tur di sejumlah kota di Amerika Serikat.

Pada tanggal 23 februari 2013 yang lalu THE S.I.G.I.T. melepas single barunya dengan sistem bebas unduh. Single tersebut bisa diunduh melalui www.thesigitcom dengan judul “Let The Right One In”. Ini merupakan salah satu single dari album baru mereka.
Banyak penggemar The SIGIT yang disebut The Insurgent Army langsung mengunduh single 'Let The Right One In' sesaat setelah dimuat di situs The SIGIT, yang sempat mengalami gangguan karena banyaknya peminat.

Dari situs itu diketahui bahwa judul album baru The S.I.G.I.T. adalah Detourn. Dalam album Detourn ini terdapat 11 lagu dan The SIGIT juga tetap menggunakan semua lirik dalam bahasa Inggris.
Peluncuran album baru direncanakan berlangsung 21 Maret 2013 mendatang dan diikuti sebuah konser tunggal di Bandung. The S.I.G.I.T. juga sudah memberikan cover dan lagu-lagu yang akan dimuat di album Detourn.

Susunan Lagu Pada Album Detourn:
1. Détourné
2. Let The Right One In
3. Son of Sam
4. Gate of 15th
5. Tired Eyes
6. Owl & Wolf
7. Black Summer
8. Red Summer
9. Ring of Fire
10. Cognition
11. Conundrum

read more...

The S.I.G.I.T. Luncurkan Single Terbaru Gratis 'Let The Right One In'

LorongMusikdotCom

The S.I.G.I.T. band rock n roll asal Bandung, hari ini (23 Februari 2013) resmi meluncurkan single terbaru mereka yang berjudul 'Let The Right One In' yang berdurasi 2:20. Band yang digawangi Rekti (vokal & gitar), Farri (gitar), Adit (bass) dan Acil (drum) itu meluncurkan single terbaru mereka secara gratis.

Insurgent Army (sebutan penggemar The S.I.G.I.T.) tidak sabar menunggu peluncuran single terbaru dari band yang telah banyak mengukir prestasi di kancah musik Indonesia bahkan sudah melebar ke luar negeri.

Pemberitahuan peluncuran single ini disampaikan secara langsung oleh The S.I.G.I.T. melalui akun twitter-nya. NOW! free download our new single 'Let The Right One In' at thesigit.com 

Download disini : thesigit.com
read more...
Home - About - Order - Testimonial
Copyright © 2010 Berita Menggemparkan All Rights Reserved.